NASIONAL

Wakil Ketua Dua AWPI Jatim Dr. Anas Firman Adi Raih Gelar Insinyur ITS dengan IPK 4.00

Redaksi
13
×

Wakil Ketua Dua AWPI Jatim Dr. Anas Firman Adi Raih Gelar Insinyur ITS dengan IPK 4.00

Sebarkan artikel ini

Malang – Dr. Anas Firman Adi kembali menorehkan pencapaian akademik
membanggakan dengan meraih gelar Insinyur melalui Program Profesi Insinyur di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Tidak hanya lulus, ia berhasil mencatatkan prestasi tertinggi dengan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.00, yang secara akademik dikenal sebagai predikat Summa Cumlaude.

Capaian ini menjadi simbol dedikasi, konsistensi, dan ketekunan dalam perjalanan panjang pendidikan yang telah ditempuhnya. Anas Firman Adi menyelesaikan pendidikan Strata 1 (S1) pada tahun 2002, kemudian melanjutkan studi magister (S2) di Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Airlangga, serta meraih gelar doktor (S3) dari Universitas Brawijaya pada tahun 2011.

Setelah lebih dari satu dekade berkiprah di dunia profesional dan akademik, kesempatan untuk menempuh Program Profesi Insinyur akhirnya terwujud dengan hasil yang sangat gemilang. “Sejak kecil saya memiliki cita-cita menjadi insinyur. Gelar ini adalah bentuk realisasi mimpi tersebut, sekaligus amanah untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia,” ungkap Anas Firman Adi.

Selain sebagai akademisi, Anas Firman Adi juga dikenal sebagai praktisi hukum melalui Law Firm Dr. Anas Firman Adi, S.H., M.H. & Partners. Gelar insinyur yang diraih semakin memperkuat kapabilitas firma dalam memberikan layanan hukum yang tidak hanya berbasis regulasi, tetapi juga memahami aspek teknis dan kompleksitas proyek di berbagai sektor.

Sinergi antara keilmuan hukum dan teknik menjadi keunggulan kompetitif yang signifikan, terutama dalam menangani isu-isu strategis seperti tata kelola organisasi, restrukturisasi kelembagaan, hingga pendampingan proyek berbasis teknologi dan infrastruktur. Hal ini menjadikan layanan hukum yang diberikan lebih komprehensif, presisi, dan berorientasi pada solusi.

Di sisi lain, Anas Firman Adi tetap aktif menjalankan perannya sebagai dosen, serta
berkontribusi dalam pengembangan institusi pendidikan sebagai Ketua Yayasan STIKES Maharani dan SMK Farmasi Maharani. Peran ini menunjukkan komitmen kuatnya dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya di bidang pendidikan tinggi dan kesehatan.

Dalam ranah organisasi profesi, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Federasi Advokat Republik Indonesia (FERARI) DPC Malang Raya, Ketua Umum Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (PERBAKIN) Kota Malang serta Ketua Umum Organisasi Olahrga Beladiri Tarung Derajat Kota Malang. Menjadi wakil ketua dua Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI ) Jawa Timur.

Dengan pencapaian gelar insinyur yang diraih dengan predikat tertinggi ini, Anas Firman Adi menegaskan bahwa ilmu yang diperoleh bukan semata untuk kepentingan pribadi, melainkan sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa.
“Gelar insinyur ini saya persembahkan untuk Indonesia. Semoga dapat memberikan
kontribusi nyata dalam dunia pendidikan, profesi hukum, dan pembangunan nasional, tuturnya. (kaperwil jatim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *