Pemalang

Perbaikan Jalan Wisnu Mendesak, Warga Pertanyakan Relevansi Proyek City Walk

Redaksi
60
×

Perbaikan Jalan Wisnu Mendesak, Warga Pertanyakan Relevansi Proyek City Walk

Sebarkan artikel ini

Pemalang – Pasca longsor yang terjadi pada Januari 2025 di Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, akses utama warga masih belum mendapat penanganan permanen. Kerusakan jalan sepanjang ratusan meter akibat pergerakan tanah telah menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas warga sehari-hari.

Ironisnya, inisiatif swadaya warga untuk membangun jalan darurat justru tak kunjung mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Warga secara gotong royong mengumpulkan dana seikhlasnya, yang digunakan untuk pemadatan tanah agar jalan darurat tetap bisa dilalui. Respons pemerintah baru terlihat setelah kondisi tersebut viral di media sosial, dengan mengirimkan sekitar 10 truk material krosok ke lokasi.

Di tengah keterbatasan infrastruktur dasar ini, wacana pembangunan city walk atau jalur pedestrian komersial di pusat Kota Pemalang menuai kritik dari warga Watukumpul. Mereka menilai, proyek tersebut tidak relevan dan tidak menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

“Jalan Wisnu adalah urat nadi masyarakat. Memperbaikinya jauh lebih penting daripada membangun city walk yang tidak menyentuh kebutuhan warga desa,” ujar Slamet Tafsir, warga Kecamatan Watukumpul, Minggu (4/5).

Slamet juga menyoroti kondisi jalan rusak lainnya di wilayah sekitar, seperti ruas Belik–Watukumpul, jalur menuju Bodeh, hingga jalan Gapura Wanarata dan Gejos–Tlagasana yang sudah bertahun-tahun tidak tersentuh perbaikan.

Ia mempertanyakan prioritas pembangunan pemerintah di tengah anggaran yang terbatas. “Apakah lebih penting membangun city walk yang belum mendesak, dibanding memperbaiki akses jalan yang sudah rusak parah dan rawan bencana?” tambahnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat penanganan jalan Wisnu secara permanen, termasuk jalan-jalan lain yang kondisinya memprihatinkan. Perbaikan infrastruktur dasar dinilai krusial untuk menunjang keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Watukumpul dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *